05 Agustus 2007

Festival Cinta Air Menampilkan Usaha Bersama Dan Pencapaian Masyarakat Dalam Memelihara Sumber Air Dan Memperbaiki Kwalitas Hidup


Tanggal : 5 Agustus 2007
sumber : http://www.coca-colafoundation-ind.org/ina/news/index.php?act=detail&p_id=36


Hari ini, Perusahaan Coca-Cola di Indonesia bersama dengan USAID/Indonesia menggelar kegiatan ‘Festival Cinta Air’ sebagai wadah untuk menggambarkan keterlibatan masyarakat dan sarana pembelajaran dalam memelihara sumber air dan memperbaiki kwalitas hidup.


‘Festival Cinta Air’ merupakan bagian dari Program Cinta Air, ”CINTA AIR”, yaitu program kerjasama CCFI dan USAID Indonesia untuk memastikan perbaikan kualitas air dan sanitasi bagi 25.000 penduduk di Bekasi yang berkembang pesat.


Oleh karena itu ‘Festival Cinta Air’ ini melibatkan beberapa kelompok masyarakat di Bekasi yaitu komunitas Kampung Wangkal di Desa Kalijaya dan SDN Sukadanau Bekasi, serta pemberdayaan murid dan guru dari program Go Green School di empat SMA di Bekasi, yaitu SMAN 2, SMAN 6, SMA YPI 45 dan SMA Al-Azhar 4 Kemang Pratama.


‘Festival Cinta Air’ ini memilih lokasi kegiatan di Jakarta, tepatnya di Taman Menteng, Jakarta Pusat dengan maksud memberikan sarana bagi masyarakat luas khususnya warga ibu kota untuk mendapatkan pengetahuan tentang pemeliharaan sumber air dan peningkatan kwalitas hidup sebagaimana yang telah dilakukan oleh masyarakat Bekasi melalui Program Cinta Air. Hal ini mengingat kejadian bencana banjir yang sering di alami masyarakat Jakarta yang sedikit banyak merupakan dampak dari kurangnya kepedulian masyarakat terhadap air serta keberlangsungan lingkungan hidup.


‘Festival Cinta Air’ berisi beragam kegiatan interaktif dan menarik. Siswa dan siswi SMA di Bekasi yang tergabung dalam program Go Green School menyuguhkan peragaan tentang terjadinya erosi, demonstrasi bagaimana membuat resapan air, membuat kompos, dan bahan daur ulang.


“Sekolah merupakan satu wadah yang sistematis untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pemeliharaan dan penggunaan sumber daya air. Mudah-mudahan para siswa di empat SMA Bekasi ini pada akhirnya dapat memberikan inspirasi bagi sekolah lain untuk memulai upaya konservasi lingkungan.” jelas Titie Sadarini, Chief Operating Committee Coca-Cola Foundation Indonesia usai menyaksikan peragaan yang dilakukan oleh SMA Bekasi.


Sementara di panggung ‘Festival Cinta Air’ warga Kampung Wangkal akan berbagai pengalaman dan pengetahuan yang mereka dapat dari Program Cinta Air dalam bentuk sajian hiburan yang menarik seperti parodi ala warga kampung Wangkal, lenong bocah, serta vocal group oleh anak-anak SD Sukadanau.


“Melalui Festival Cinta Air hari ini, kami ingin memperlihatkan pada warga masyarakat lainnya bahwa siapapun dapat melakukan kegiatan konservasi sumber daya air, dan perbaikan kondisi kesehatan demi kualitas hidup yang lebih baik”, kata Alfred Nakatsuma, Director of Water & Environment Office, USAID/Indonesia.


Selain itu para undangan dan pengunjung juga berkesempatan untuk terlibat dalam lomba menghias tong sampah dan kreasi dari bahan-bahan bekas, serta melihat foto-foto, poster, dan beragam informasi yang terkait dengan kegiatan dalam program Cinta Air.


Sebagai acara utama dalam kegiatan ini akan dilaksanakan penanaman pohon yang akan dilakukan bersama-sama oleh wakil-wakil dari Coca-Cola Foundation Indonesia, USAID/Indonesia dan masyarakat Bekasi sebagai simbol intervensi secara terpadu untuk melakukan konservasi sumber air, penyediaan air bersih dan sanitasi serta perilaku hidup bersih dan sehat tidak.


Tentang Program Cinta Air


Cinta Air adalah bagian dari Community Watershed Partnership Program (CWPP) - program kemitraan global untuk perlindungan air berbasis masyarakat - yaitu sebuah aliansi strategis antara USAID dan The Coca-Cola Company (TCCC) yang memfokuskan pada ketersediaan air bagi gakin (keluarga miskin).


Program ini telah diluncurkan secara resmi pada bulan Maret tahun lalu, bertepatan pada perayaan Hari Air Sedunia 2006. Implementasi program terbagi menjadi dua, yaitu pemberdayaan komunitas Kampung Wangkal di Desa Kalijaya dan SDN Sukadanau Bekasi, serta pemberdayaan murid dan guru melalui program Go Green School di empat SMA di Bekasi, yaitu SMAN 2, SMAN 6, SMA YPI 45 dan SMA Al-Azhar 4 Kemang Pratama.


Program Cinta Air memberi pembekalan bagi masyarakat dan siswa sekolah yang secara mandiri telah mampu melakukan perbaikan kondisi lingkungan dengan program-program yang aplikatif, seperti penanaman pohon/penghijauan, pembuatan sumur resapan, perbaikan sumur warga, pembangunan fasilitas sanitasi dan cuci tangan pakai sabun, pengenalan alternatif pengolahan air minum skala rumah tangga dengan Air RahMat, pemilahan sampah, pembuatan kompos, pembuatan daur ulang kertas serta kegiatan-kegiatan sosial masyarakat, seperti gotong royong membersihkan saluran drainase, pelatihan pola hidup bersih dan sehat, lomba sekolah sehat, lomba pidato lingkungan, dan masih banyak lagi.


Tidak ada komentar: